Saturday 8 May 2021
Home      All news      Contact us      RSS      English
voaindonesia - 16 days ago

China Kutuk Ledakan Bunuh Diri di Pakistan yang Sasar Diplomatnya

Para pejabat di Pakistan Kamis (22/4) mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi sedikitnya lima akibat bom bunuh diri menggunakan mobil semalam di sebuah hotel mewah di Quetta, Pakistan barat daya, yang tampaknya menarget para diplomat China yang sedang berkunjung. Ledakan dahsyat itu merobek tempat parkir Hotel Serena di Quetta, ibu kota provinsi Baluchistan, Rabu malam, melukai sedikitnya 13 orang lainnya, beberapa di antaranya kritis. Sumber-sumber keamanan mengatakan, pembom meledakkan bahan peledak “yang dimuat dalam kendaraan” tepat sebelum duta besar China untuk Pakistan, Nong Rong, dijadwalkan tiba kembali di hotel dari jamuan makan malam di tempat lain di kota itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan dalam jumpa pers harian Kamis bahwa Beijing “mengutuk keras” pemboman itu dan menyampaikan belasungkawa untuk para korban. Wenbin membenarkan bahwa Duta Besar Rong telah memimpin delegasi ke kota itu dan bahwa mereka menginap di Hotel Serena. Kelompok militan Taliban yang terlarang di Pakistan mengaku bertanggung jawab atas pemboman itu. “Saya sangat sedih dengan hilangnya nyawa tak berdosa dalam serangan teroris yang terkutuk dan pengecut di Quetta kemarin,” kata Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dalam cuitan di Twitter hari Kamis.  Dia mengungkapkan bahwa Pakistan telah membuat “pengorbanan besar dalam mengalahkan terorisme” dan tidak akan membiarkan “momok” ini muncul kembali. “Kami tetap waspada terhadap semua ancaman internal dan eksternal,” tambahnya. [lt/jm]


Berita Terkini
Hashtags:   

China

 | 

Kutuk

 | 

Ledakan

 | 

Bunuh

 | 

Pakistan

 | 

Sasar

 | 

Diplomatnya

 | 

sumber