Wednesday 21 April 2021
Home      All news      Contact us      RSS      English
voaindonesia - 2 month ago

AS Tangguhkan Tarif Balasan atas Barang-barang Inggris

Amerika Serikat hari Kamis (4/3) menyetujui penangguhan empat bulan untuk tarif pembalasan yang dikenakan atas barang-barang Inggris – termasuk wiski Scotch - terkait perselisihan berkepanjangan mengenai subsidi untuk pesawat, dan kedua pihak berjanji menggunakan waktu tersebut untuk menyelesaikan berbagai perbedaan. Dalam pernyataan bersama, yang diterbitkan di situs web Perwakilan Dagang AS dan Kementerian Perdagangan Internasional Inggris, kedua negara mengumumkan akan “melakukan penangguhan tarif selama empat bulan untuk meringankan beban industri dan mengambil langkah bersama yang berani menuju penyelesaian terhadap perselisihan paling lama itu di Organisasi Perdagangan Dunia.” Konflik trans-Atlantik berusia 16 tahun antara AS dan Uni Eropa melibatkan subsidi pemerintah untuk bersaing dengan produsen pesawat Airbus dan Boeing. UE telah memberlakukan tarif pada barang-barang Amerika, dan Inggris adalah pihak yang bersengketa sebagai mantan anggota blok Eropa itu. Airbus membangun sayap dan komponen-komponen lain pesawat di Inggris tetapi merakit pesawat komersialnya di Uni Eropa. Tarif wiski Scotch, keju, dan barang-barang lainnya sejak Oktober 2019 menghantam pasar yang dulu sangat menguntungkan Uni Eropa. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyambut baik perjanjian baru itu, dan mengatakan itu akan “memperkuat hubungan perdagangan Inggris-AS dan baik untuk membangun kembali perekonomian yang terpuruk akibat pandemi.” [lt/jm]


Berita Terkini
Hashtags:   

Tangguhkan

 | 

Tarif

 | 

Balasan

 | 

Barang

 | 

barang

 | 

Inggris

 | 

sumber