Tuesday 13 April 2021
Home      All news      Contact us      RSS      English
voaindonesia - 1 month ago

Hong Kong Tahan Aktivis setelah Berikan Jaminan

Seorang hakim Hong Kong memerintahkan 47 aktivis pro-demokrasi untuk tetap ditahan pada Kamis (4/3) setelah Departemen Kehakiman wilayah itu mengajukan banding atas keputusan sebelumnya untuk membebaskan beberapa dari mereka dengan jaminan. Hakim Ketua Victor So memberikan jaminan hanya kepada 15 aktivis, tetapi mereka tetap ditahan setelah tim jaksa penuntut mengatakan akan mengajukan banding atas keputusan hakim itu. Perintah itu diberikan setelah empat hari pemeriksaan jaminan bagi para aktivis yang menghadapi dakwaan sesuai undang-undang keamanan nasional yang ketat yang diberlakukan oleh China, yang memicu kekhawatiran global bahwa Beijing menggunakan undang-undang tersebut untuk menekan perbedaan pendapat. Pemberlakuan undang-undang keamanan itu sejak Juni 2020 menyebabkan tindakan keras terhadap kebebasan berbicara dan para aktivitas politik oposisi di Hong Kong. Pelanggar hukum itu bisa menghadapi hukuman penjara seumur hidup. Para aktivis tersebut didakwa melakukan persekongkolan untuk melakukan subversi, tindak pidana menurut hukum itu. Mereka ditangkap pada hari Minggu karena partisipasi mereka dalam pemilihan pendahuluan tidak resmi pada tahun 2020 yang menurut pihak berwenang adalah bagian dari “rencanat jahat” untuk “menggulingkan” pemerintah Hong Kong. [lt/jm]


Berita Terkini
Hashtags:   

Tahan

 | 

Aktivis

 | 

setelah

 | 

Berikan

 | 

Jaminan

 | 

sumber