Monday 10 December 2018
Home      All news      Contact us      English
hariansib - 22 days ago

Diskusi Gugat Kongres, Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT


lt;div gt; lt;b gt;Medan (SIB) - lt;/b gt;Sejumlah notaris PPAT Sumatera Utara (Sumut) menggelar diskusi hukum di Medan Club, Sabtu (17/11). Diskusi itu menyikapi Kongres Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (IPPAT) VII di Makasar pada Juli 2018 lalu. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Diskusi dengan tema Gugat Kongres Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT tersebut, mengupas benang kusut seputar kongres yang dinilai banyak pelanggaran AD/ART, sehingga akhirnya digugat para peserta kongres ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Tagor Simanjuntak mewakili dari 14 penggugat menyampaikan, digugatnya hasil kongres IPPAT Makasar menyangkut adanya penyimpangan pelaksanaan kongres dan para peserta merasa didiskriminasi dalam kongres tersebut. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Jadikan ini pengalaman pahit. Yang jelas kekusutan konstitusi kongres IPPAT ini karena terjadinya pelanggaran AD/ART, kata Tagor Simanjuntak di hadapan peserta diskusi. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Menurut Tagor, pelanggaran yang dimaksud, yakni kourum pengambilan keputusan kongres yang berdasarkan ketentuan Pasal 15 ayat 4 Anggaran Dasar jo Pasal 17 ayat 16 Anggaran AD/ART untuk memenangkan kontestasi pemilihan ketua umum IPPAT harusnya mengantongi suara 50 plus 1. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Waktu kongres daftar pemilih tetap yang diumumkan presidium kongres itu ada 3.787 suara. Waktu pemilihan itu ada 4 calon. Dari hasil penghitungan suara rekan Julius Purnawan memperoleh suara sekitar 1.200 sekian, ujarnya. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Perolehan suara itu, dianggap belum mencapai separuh dari suara daftar pemilih tetap. Sehingga suara yang diperoleh Julius Purnawan belum memenuhi syarat sebagai pemenang sesuai AD/ART kongres. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Yang bersangkutan seharusnya mengantongi 1600 lebih suara. Akan tetapi presidium kongres langsung menetapkannya sebagai ketua umum IPPAT terpilih, ini tentu melanggar, pungkasnya, seraya menambahkan ada dugaan pembengkakan suara dalam pemilihan tersebut. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Ia menjelaskan, perlakuan diskrimintatif juga dirasakan para peserta kongres saat mengajukan interupsi beberapa kali di hadapan presidium kongres. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Presidium kongres bisa dikatakan tidak objektif dalam persidangan, sepertinya ada memihak pada salah satu kandidat. Hal ini bisa kita lihat pada saat teman-teman interupsi mau mempertanyakan Julius Purnawan jadi ketua umum, malah cenderung ada keberpihakan kepadanya, ucapnya. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Sementara kuasa hukum penggugat Alvon Kurnia Palma menungkapkan, berdasarkan syarat pengambilan keputusan pemenang, tidak ada satupun calon yang memenuhi sesuai persyaratan. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Tidak satupun calon melebihi setengah suara. Artinya, belum ada ketua yang terpilih. Tetapi presidium kongres dari 34 Pengwil IPPAT langsung menetapkan bahwa Julius Purnawan lah yang terpilih, katanya. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Padahal saat itu, banyak peserta kongres yang komplain atas penetapan sepihak, namun tidak ditanggapi presidium kongres, ungkapnya lagi. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Hal itulah menjadi dasar kongres tersebut digugat, dan perlu adanya pemilihan putaran kedua serta meminta hasil kongres Makasar tidak dijalankan agar IPPAT tidak terjerumus jauh dari beragam persoalan. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Kami menilai penyelenggara harus digugat. Tujuannya untuk memberikan kepastian pelaksanaan keputusan yang benar. Nanti kalau dibiarkan keputusan kongres bisa dianggap sah, katanya. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Agus Rangkuti, salah satu notaris yang jadi pembicara, mendukung langkah para peserta yang menggugat kongres IPPAT Makasar, agar menemukan kebenaran. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt; Apa yang dilakukan Pak Tagor dan kawan-kawan adalah mencari kebenaran. Kita harus dukung, karena anggaran dasar IPPAT sudah ditabrak. Harusnya ada putaran kedua, urainya. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Sebagai penutup diskusi, moderator Henri Sinaga berharap hasil diskusi dapat mempertajam pemahaman terhadap hasil kebijakan kongres IPPAT Makasar. lt;b gt;(rel/A14/l) lt;/b gt; lt;/div gt;

Related news

Berita Terkini
Hashtags:   

Diskusi

 | 

Gugat

 | 

Kongres

 | 

Mengurai

 | 

Kusutnya

 | 

Konstitusi

 | 

IPPAT

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber