Saturday 15 December 2018
Home      All news      Contact us      English
hariansib - 27 days ago

AS-Australia Bangun Pangkalan Militer di Papua Nugini


lt;div gt; lt;b gt;Port Moresby (SIB) - lt;/b gt;Amerika Serikat mengumumkan menjalin kerja sama dengan Australia untuk membangun pangkalan angkatan laut baru di Papua Nugini. Rencana ini diumumkan Wakil Presiden AS Mike Pence saat kunjungannya ke Papua Nugini pada hari Sabtu (17/11). lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Menurut Pence bahwa AS dan Australia juga akan bekerjasama dengan Lombrum Naval Base atau pangkalan angkatan laut milik pertahanan Papua Nugini. Kami akan bekerja dengan dua negara ini untuk melidungi kedaulatan dan hak maritim di Kepulauan Pasifik, kata Pence dikutip dari AFP. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Australia sebelumnya sudah mengumumkan rencana untuk mengembangkan Lombrum Naval Base di Pulau Manus. Kerja sama ini dilihat sebagai bentuk pergerakan atas pengaruh China di kawasan Pasifik. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Kabar bahwa China ingin membangun fasilitas militer di Fiji seperti di Pulau Blackrock, Manus atau vanuatu telah tercium pihak Australia dan informasi ini mengalir sampai Gedung Putih. Kedua negara pun disebut khawatir keinginan China ini akan menyaingi keseimbangan kekuatan angkatan laut di pasifik Selatan. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Ketegangan antara China dan AS tampak jelas saat forum APEC yang diselenggarakan di Papua Nugini. China memang menancapkan pengaruhnya dengan mantap di kawasan Pasifik. Namun Pence menuduh China telah melakukan debt-trap diplomacy atau tipe hubungan diplomasi berdasarkan pinjaman yang dilakukan dalam hubungan bilateral antara dua negara untuk menekan negara kecil. Jangan menerima pinjaman yang mengorbankan kedaulatan Anda. Lindungi kepentingan Anda, kata dia dikutip dari ABC. lt;/div gt; lt;div gt; lt;br gt; lt;/div gt; lt;div gt;Presiden China, Xi Jinping pun mengutarakan pidato yang melawan pernyataan AS. Tak ada seorang pun yang memiliki kekuatan untuk menghentikan orang untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Kita seharusnya menguatkan kerjasama, ujarnya. Arah mana yang mau kita pilih? Kerja sama atau konfrontasi, keterbukaan atau menutup salah satu pintu? lt;b gt; (AFP/CNNI/f) lt;/b gt; lt;/div gt;

Related news

Berita Terkini
Hashtags:   

Australia

 | 

Bangun

 | 

Pangkalan

 | 

Militer

 | 

Papua

 | 

Nugini

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber