Tuesday 13 November 2018
Home      All news      Contact us      English
voaindonesia - 4 days ago

Gedung Putih Bela Larangan Terhadap Wartawan CNN

Gedung Putih, Kamis (8/11), membela larangan meliput kegiatan Gedung Putih terhadap koresponden CNN, Jim Acosta.  Menurut Gedung Putih, Acosta melakukan tindakan yang kurang pantas terhadap seorang asisten Gedung Putih, ketika staf Gedung Putih itu berusaha merebut mikrofon dari Acosta. Kejadian itu terjadi dalam sebuah tanya-jawab yang yang memanas dengan Presiden Donald Trump dalam konferensi pers. Trump menyebut Acosta orang yang kasar dan buruk, dan musuh rakyat, dalam sesi tanya jawab dengan reporter pasca pemilihan pada Rabu (7/11). Acosta menanyakan kepada pemimpin Amerika itu tentang klaimnya bahwa migran Amerika Tengah, yang berjalan lewat Meksiko menuju perbatasan Amerika melakukan invasi Beberapa jam kemudian, juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders membatalkan tanda pengenal pers Gedung Putih untuk Jim Acosta. Sanders menuduh Acosta secara tidak pantas menempatkan tangannya ke asisten Gedung Putih ketika dia berusaha mengambil alih mikrofon. Acosta menampik hal itu dan mengatakan klaim tersebut merupakan kebohongan. Pada Kamis (8/11), Sanders mengirim cuitan berupa video yang seakan-akan mendukung tuduhannya terhadap Jim Acosta. Tetapi analis dan jurnalis lainnya mengatakan, video itu dimanipulasi, dipercepat framenya sehingga kelihatan seakan-akan Acosta memukul asisten Gedung Putih itu. CNN dan para wartawan lainnya yang meliput Gedung Putih membela Acosta. Mereka mengatakan dia tidak melanggar apa-apa ketika menanyai Trump, dan dia tidak menyentuh asisten itu secara tidak pantas. [jm]      

Related news

Berita Terkini
Hashtags:   

Gedung

 | 

Putih

 | 

Larangan

 | 

Terhadap

 | 

Wartawan

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber