Tuesday 13 November 2018
Home      All news      Contact us      English
voaindonesia - 5 days ago

Trump Pecat Jaksa Agung Jeff Sessions

Presiden Amerika Donald Trump memaksa Jaksa Agung Jeff Sessions untuk mengundurkan diri pada hari Rabu, menyiapkan kemungkinan konfrontasi dengan para anggota baru Demokrat di Kongres terkait penyelidikan mengenai keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden tahun 2016. Sessions, dalam surat pengunduran diri kepada Trump, menulis bahwa ia meletakkan jabatan atas permintaan Trump. Sessions menerima hal yang telah lama ia coba hindari itu meskipun Trump telah berulang kali mempermalukannya di depan umum karena ia membebaskan diri dari tugas mengawasi penyelidikan mengenai Rusia. Sessions adalah mantan Senator dari partai Republik dan pendukung awal kampanye kepresidenan Trump tahun 2016. Kepergiannya secara paksa itu mengakhiri masa jabatannya yang penuh gejolak sejak awal 2017, sewaktu ia membebaskan diri dari penyelidikan mengenai Rusia tidak lama setelah mulai menjabat. Trump menyalahkan langkah Sessions itu terkait pengangkatan segera penyidik khusus Robert Mueller, dan selama 20 bulan masa jabatannya itu, Sessions berulang kali ditegur keras oleh Trump karena gagal menghentikan apa yang ia sebut “upaya mencari-cari kesalahan” yang dipimpin Mueller dan “17 anggota Demokrat yang marah.” Meskipun melakukan pembatalan besar-besaran kebijakan dari era Obama dan menerapkan sikap keras terhadap kejahatan dan agenda imigrasi Trump, Session semakin dihindari oleh presiden, sampai-sampai Trump mengatakan dalam suatu wawancara awal tahun ini bahwa ia tidak memiliki jaksa agung. Dalam cuitan Rabu sore yang mengumumkan pengunduran diri Sessions, Trump berterima kasih kepada jaksa agung itu atas pengabdiannya dan mengatakan bahwa Matt Whitaker, kepala staf Jaksa Agung dan mantan jaksa di bawah pemerintahan mantan Presiden George W Bush, akan bertindak sebagai penjabat jaksa agung. Pengganti tetap Sessions akan diumumkan kemudian, kata Trump. Meskipun telah lama diperkirakan, kepergian Sessions itu memicu kekhawatiran kalangan Demokrat bahwa Trump mungkin akan bermanuver untuk menegaskan kontrolnya atas penyelidikan oleh Muller melalui orang kepercayaannya atau kemungkinan mengakhirinya sekaligus. [uh]  

Related news

Berita Terkini
Hashtags:   

Trump

 | 

Pecat

 | 

Jaksa

 | 

Agung

 | 

Sessions

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber