Tuesday 20 November 2018
Home      All news      Contact us      English
voaindonesia - 13 days ago

Toshiba Berencana Pangkas 7.000 Karyawan dalam 5 Tahun

Toshiba Corp. berencana melikuidasi anak usaha pembangkit tenaga nuklir di Inggris dan menjual bisnis gas alam cair (LNG) di Amerika Serikat, Reuters melaporkan Kamis (8/11).  Perusahaan yang pernah menjadi konglomerat raksasa industri itu berusaha menyingkirkan aset-aset bermasalah dan mendapatkan kembali kepercayaan investor.  Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis sampai lima tahun ke depan yang diumumkan Toshiba pada Kamis. Termasuk dalam rencana itu adalah memangkas 7.000 pegawai atau 5 persen dari jumlah total karyawan, dalam lima tahun. Toshiba berusaha memenangkan kembali kepercayaan pasar setelah skandal akuntansi pada 2015 yang menemukan berbagai kejanggalan mulai dari di unit pembuatan laptop hingga divisi nuklir. “Ada laporan mengenai kemungkinan menjual bisnis-bisnis yang sudah tidak menghasilkan dan melakukan pemutusan hubungan kerja. Jadi, langkah-langkah tersebut memang sudah diperkirakan pada titik tertentu,” kata Hiroyuki Fukunaga, kepala eksekutif Investrust, sebuah perusahaan konsultan keuangan kepada Reuters.  Perusahaan Korea Selatan, Korea Electric Corp. (KEPCO) telah melakukan pembicaraan dengan toshiba untuk membeli saham NuGen, pembangkit listrik tenaga nuklir di Inggris. Kementerian Energi Korea Selatan, Kamis, mengatakan bahwa mereka akan berkoordinasi dengan pemerintah Inggris mengenai proyek NuGen, sambil memantau proses likuidasi bersama KEPCO. Pada proyek LNG, Toshiba tidak mengungkap identitas pembeli. Perusahaan itu hanya mengatakan bahwa pembeli adalah entitas asing dan akan diumumkan di kemudian hari.  Dalam laporan terpisah, Nikkei melaporkan pada Kamis, tanpa mengutip sumber, bahwa pembeli bisnis LNG Toshiba adalah perusahaan gas China, ENN Group.  Seorang juru bicara ENN, ketika dihubungi Reuters, mengatakan dia tidak mengetahui kesepakatan tersebut. [vp/ft]    

Related news

Berita Terkini
Hashtags:   

Toshiba

 | 

Berencana

 | 

Pangkas

 | 

Karyawan

 | 

dalam

 | 

Tahun

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber