Monday 19 November 2018
Home      All news      Contact us      English
voaindonesia - 12 days ago

Kelompok HAM Tuntut Pembebasan Jurnalis Iran

Otoritas di Ibu Kota Iran telah menangkap seorang jurnalis yang menulis tentang korupsi pemerintah. Ini merupakan penangkapan terbaru dari serangkaian penahanan jurnalis yang mengundang keprihatinan internasional. Kabar pertama tentang penangkapan Masoud Kazemi datang dari tunangannya, Shima Tadrisi, dalam sebuah cuitan, Senin (5/11). Katanya, tetangganya memberitahu bahwa beberapa orang masuk ke rumah pasangan itu di Teheran dan membawa Kazemi pergi.  “Kita tidak tahu lembaga apa yang menangkap dia atau alasan bagi penahanannya,” kata Tadrisi. Orang-orang itu juga mengambil laptop tunangannya, hard disk, dan flash drive dari rumah itu. Kazemi adalah mantan reporter untuk harian reformis, Shargh Daily. Seorang jurnalis Iran yang mengaku sahabat dan mantan rekan sekerja Kazemi, Sobhan Hassanvand juga memposting cuitan yang mengatakan, Kazemi ditangkap pada Senin. Hassanvand juga melampirkan sebuah foto layar Twitter Kazemi, @masoudkazemi81, yang sudah ditutup. Foto layar itu memperlihatkan dua cuitan Kazemi terakhir sebelum ditangkap.  Dalam cuitan itu Kazemi menganjurkan untuk melihat rangkaian tulisannya agar mengenali korupsi sistematik yang terjadi, serta peran dari ayah dan anak-anak mereka dalam kasus-kasus korupsi. Belum ada komentar tentang penangkapan Kazemi dalam media pemerintah Iran. [jm]

Related news

Berita Terkini
Hashtags:   

Kelompok

 | 

Tuntut

 | 

Pembebasan

 | 

Jurnalis

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber