Tuesday 13 November 2018
Home      All news      Contact us      English
voaindonesia - 6 days ago

Pakar Myanmar Desak Bangladesh Hentikan Rencana Repatriasi Rohingya

Seorang pakar PBB tentang Myanmar, Selasa (6/11) mendesak Bangladesh untuk membatalkan rencana repatriasi pengungsi Rohingya ke Rakhine bulan ini guna menghindari penganiayaan. Hampir tiga-perempat juta orang Rohingya melarikan diri dari Rakhine pada Agustus 2017 ketika terjadi penumpasan oleh militer. Setelah diberitakan pembunuhan, perkosaan, dan pembakaran desa-desa, warga Rohingya akhirnya ditampung di kamp-kamp di Bangladesh. Kedua negara sepakat pada 30 Oktober untuk memulangkan pengungsi Rohingya ke Rakhine pada pertengahan November, tetapi raporteur PBB untuk HAM di Myanmar, Yanghee Lee mengatakan, waktunya tidak tepat untuk pemulangan mereka. “Pemerintah Myanmar gagal memberi jaminan mereka tidak akan dihadapkan pada pengulangan penganiayaan dan kekerasan mengerikan itu,” kata Lee dalam sebuah pernyataan. Lee menambahkan sebab-sebab yang mendasari krisis ini harus ditanggapi dulu, termasuk hak kewarganegaraan. [lt]

Related news

Berita Terkini
Hashtags:   

Pakar

 | 

Myanmar

 | 

Desak

 | 

Bangladesh

 | 

Hentikan

 | 

Rencana

 | 

Repatriasi

 | 

Rohingya

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber