Saturday 17 April 2021
Home      All news      Contact us      RSS      English
jpnn - 2 month ago

Nama Ihsan Yunus Hilang dalam Sidang Korupsi Bansos Covid-19, ICW Sebut Ada Tebang Pilih

JPNN.com, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai janggal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menghilangkan nama eks Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ihsan Yunus di surat dakwaan untuk penyuap mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara, yakni Harry Van Sidabukke.

Padahal, dalam rekonstruksi KPK, terlihat jelas bahwa Harry sempat memberikan uang dan dua unit sepeda Brompton kepada Agustri Yogasmara yang disebut penyidik sebagai operator Ihsan Yunus.

Setelah mengamati dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum KPK dalam perkara dugaan suap pengadaan paket bantuan sosial sembako di Kementerian Sosial, ICW mempertanyakan hilangnya nama Ihsan Yunus. Hal ini janggal, sebab, dalam rekonstruksi yang dilakukan oleh KPK, nama tersebut sudah muncul, kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan yang diterima, Kamis (25/2).

Kurnia menjelaskan, salah satu bagian rekonstruksi terlihat Harry menyerahkan Rp 6,7 miliar dan dua sepeda merek Brompton kepada Agustri Yogasmara (operator Ihsan Yunus).

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa pada sidang Rabu (24/2) kemarin, atribusi Agustri Yogasmara juga menghilang.

Penuntut umum tidak menjelaskan perihal siapa Agustri Yogasmara yang ada dalam surat dakwaan. Padahal, masih dalam konteks yang sama, rekonstruksi, KPK secara gamblang menyebutkan bahwa Agustri Yogasmara adalah operator dari Ihsan Yunus, kata dia.

Menurut Kurnia, dakwaan yang baru saja dibacakan sudah barang tentu menyasar pada tindak pidana yang dilakukan oleh Harry.


Berita Terkini
Hashtags:   

Ihsan

 | 

Yunus

 | 

Hilang

 | 

dalam

 | 

Sidang

 | 

Korupsi

 | 

Bansos

 | 

Covid

 | 

Sebut

 | 

Tebang

 | 

Pilih

 | 

sumber