Monday 1 March 2021
Home      All news      Contact us      RSS      English
voaindonesia - 1 month ago

AS Kenakan Sanksi terhadap Pelaku Penjualan Minyak Venezuela

Departemen Keuangan AS, Selasa (19/1) menjatuhkan sanksi terhadap tiga individu, empat belas entitas, dan enam kapal terkait hubungan mereka dengan jaringan berbasis di Meksiko yang terlibat dalam penjualan minyak Venezuela sehingga menguntungkan pemerintah Presiden Nicolas Maduro. Daftar aktor yang ditentukan Treasury’s Office of Foreign Assets Control (OFAC) termasuk warga negara Italia dan Swiss, serta warga negara ganda Venezuela-Spanyol. Entitas yang terdaftar termasuk organisasi yang berbasis di beberapa negara termasuk Malta, Panama dan Zimbabwe. Dua perusahaan AS yang berbasis di kota New York City juga masuk dalam daftar tersebut. Mulai hari Selasa (19/1), properti milik AS dari entitas yang terkena sanksi dibekukan, sementara perusahaan berbasis AS di mana lebih dari 50% dimiliki oleh individu dan entitas yang ditetapkan itu telah diblokir. Mereka yang memfasilitasi upaya rezim Maduro yang tidak sah untuk menghindari sanksi Amerika Serikat berdampak pada korupsi yang menghancurkan Venezuela, kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin lebih lanjut. “Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk menarget mereka yang memungkinkan rezim Maduro menyalahgunakan sumber-sumber daya alam Venezuela.” Juni lalu, OFAC menetapkan lima aktor lain karena partisipasi mereka dalam skema untuk menghindari sanksi dan menguntungkan rezim Maduro dan perusahaan minyak yang dikuasai negara, Petroleos de Venezuela (PdVSA). PdVSA dan Bank Sentral Venezuela juga telah dikenai sanksi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. [mg/jm]


Berita Terkini
Hashtags:   

Kenakan

 | 

Sanksi

 | 

terhadap

 | 

Pelaku

 | 

Penjualan

 | 

Minyak

 | 

Venezuela

 | 

sumber