Friday 7 August 2020
Home      All news      Contact us      English
voaindonesia - 22 days ago

Semakin Banyak Negara Bagian dan Bisnis di AS Wajibkan Masker

Dengan jumlah kasus Covid-19 terkukuhkan di AS mendekati 3,5 juta dan angkanya terus bertambah, semakin banyak negara bagian, pemerintah daerah setempat dan bisnis yang mewajibkan warga dan pelanggan mengenakan masker. Gubernur Alabama, Kay Ivey, memerintahkan semua warga untuk mengenakan masker mulai Kamis (16/7), sementara negara bagian itu melaporkan hampir 50 kematian lagi pada hari Rabu. Gubernur Montana, Steve Bullock telah memberlakukan wajib masker di dalam ruangan tempat-tempat umum di kabupaten-kabupaten di mana empat orang lagi dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Perusahaan ritel terbesar Amerika, Walmart, termasuk yang baru saja mewajibkan pelanggan untuk mengenakan masker di lebih dari 5.000 tokonya. Walmart mengikuti kebijakan serupa dari perusahaan teknologi raksasa Apple, jaringan kedai kopi Starbucks, perusahaan ritel elektronik Best Buy, dan jaringan toko grosir Costco. Tetapi beberapa pemimpin negara bagian telah menolak memerintahkan kewajiban mengenakan masker meskipun setiap hari tercatat rata-rata lebih dari 60 ribu kasus baru virus corona di AS sejak awal Juni lalu. Salah seorang di antaranya adalah Gubernur Oklahoma Kevin Stitt, yang mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia telah didiagnosis terjangkit virus corona. Stitt, dari partai Republik, menghadiri kampanye Presiden Donald Trump di Tulsa bulan lalu, yang oleh para pakar kesehatan diyakini turut menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di sana. Pemimpin lainnya yang telah menolak mengeluarkan perintah wajib mengenakan masker adalah Gubernur Florida Ron DeSantis. Negara bagian itu telah mencatat lebih dari 300 ribu kasus Covid-19 terkukuhkan. Jumlah pasien baru di sana telah mencapai titik kritis, karena rumah sakit-rumah sakit hampir atau telah penuh. Florida, selain Arizona, Texas dan California, adalah beberapa negara bagian di kawasan selatan dan barat Amerika yang mengalami lonjakan jumlah pasien dan kematian akibat virus corona. Penyelenggara acara tahunan Tournament of Roses Parade mengumumkan hari Rabu (15/7) bahwa acara tahun 2021 dibatalkan karena pandemi ini. Parade Mawar ini biasanya diselenggarakan pada hari Tahun Baru di kota Pasadena, California. Sementara itu, dengan jumlah kematian di AS yang telah melampaui 137 ribu orang, suatu model baru yang dikembangkan Institute for Health Metrics and Evaluation di University of Washington kini memproyeksikan jumlah kematian akibat Covid-19 akan mencapai 224 ribu orang pada 1 November, naik 16 ribu orang dari prakiraan sebelumnya. [uh/ab]


Berita Terkini
Hashtags:   

Semakin

 | 

Banyak

 | 

Negara

 | 

Bagian

 | 

Bisnis

 | 

Wajibkan

 | 

Masker

 | 
Paling Popular (6 jam)

Paling Popular (24 jam)

Paling Popular (satu minggu)

sumber